BJTS 420B adalah penamaan kelas baja tulangan beton sirip atau ulir dalam SNI 2052:2017, dengan kuat leleh minimum 420 MPa. Rinciannya tercantum dalam standar edisi 2017 yang tersedia melalui situs Hanil Jaya Steel. Saat membaca penawaran baru, Anda juga akan menemukan nama BJTS 420 tanpa huruf B. Penamaan inilah yang tercantum dalam acuan SNI 2052:2024.
Bagi kontraktor, perbedaan tulisan tersebut perlu dibereskan sebelum pesanan diproses. Jika gambar kerja menyebut 420B, sementara quotation menulis 420, mintalah konfirmasi kesesuaian spesifikasi dan dokumen produk. Jangan mengubah kebutuhan struktur hanya berdasarkan percakapan singkat dengan pemasok.
Panduan ini membantu Anda membaca kode mutu, memahami rujukan lama dan baru, serta menulis permintaan penawaran besi ulir dengan lebih jelas.
Cara membaca kode BJTS 420B
Kode tersebut memuat jenis baja tulangan dan kelas mutunya:
- BJTS mengacu pada baja tulangan beton sirip, yang biasa disebut besi ulir.
- 420 menunjukkan kuat leleh minimum 420 MPa pada kelas tersebut.
- B membedakan kelas 420B dan 420A pada standar 2017.
Huruf B bukan merek pabrik, sedangkan angka 420 bukan diameter batang. Karena itu, pesanan “besi 420B” belum lengkap. Diameter, panjang, merek, dan jumlah tetap harus disebutkan.
Kuat leleh merupakan salah satu sifat mekanis material. Angkanya tidak dapat langsung dipakai untuk menyimpulkan kapasitas balok, kolom, atau bangunan. Kebutuhan tulangan tetap mengikuti gambar dan perhitungan perencana struktur.
BJTS 420A dan 420B berbeda pada persyaratan regangan
Pada standar 2017, salah satu pembeda penting antara 420A dan 420B adalah persyaratan regangan setelah uji tarik.
Sebagai contoh, untuk diameter nominal sampai 19 mm, regangan minimum dalam panjang ukur 200 mm adalah 9% pada 420A dan 14% pada 420B. Persyaratan untuk kelompok diameter lainnya berbeda. Rinciannya ada pada Tabel 6 dalam standar edisi 2017.
Jadi, kesamaan angka 420 tidak cukup untuk menyatakan kedua kelas bisa ditukar. Jika dokumen lama mencantumkan 420A atau 420B, mintalah perencana atau pengawas yang berwenang memastikan spesifikasi pengadaan.
Mengapa sekarang tertulis BJTS 420
SNI 2052:2024 tercantum sebagai standar berlaku dalam katalog BSN. Untuk pemberlakuan wajib baja tulangan beton, Permenperin Nomor 55 Tahun 2024, Pasal 2 secara tegas merujuk SNI 2052:2024.
Penamaan kelas 420 dalam skema sertifikasi edisi ini menggunakan BJTS 420, tanpa A atau B. Hal tersebut juga terlihat pada skema sertifikasi SNI 2052:2024 dari IAPMO Indonesia.
| Rujukan | Penamaan kelas 420 | Hal yang perlu diperhatikan |
|---|---|---|
| SNI 2052:2017 | BJTS 420A dan BJTS 420B | Dapat muncul pada gambar atau spesifikasi lama |
| SNI 2052:2024 | BJTS 420 | Gunakan rujukan standar dan kelas yang jelas dalam dokumen pengadaan baru |
Nama yang mirip tidak otomatis membuktikan kesesuaian barang. Jangan menganggap semua produk berlabel lama 420B pasti memenuhi seluruh ketentuan 2024. Periksa acuan pada sertifikat, dokumen uji, serta persetujuan spesifikasi proyek.
Jika ada perbedaan antara gambar, daftar kebutuhan, dan penawaran, selesaikan secara tertulis sebelum membeli. Pemasok dapat menjelaskan barang yang ditawarkan, tetapi perubahan spesifikasi struktur memerlukan persetujuan pihak teknis proyek.
Bedakan mutu dari diameter dan merek
Contoh penulisan kebutuhan adalah besi ulir D16, BJTS 420, panjang 12 meter.
Pada contoh tersebut, D16 menyatakan kebutuhan diameter nominal 16 mm, BJTS 420 menyatakan kelas mutu, dan 12 meter menyatakan panjang batang yang dipesan. Merek serta jumlah ditambahkan sebagai informasi terpisah.
Menulis diameter saja berisiko menimbulkan salah penawaran. Dua batang berdiameter sama belum tentu memiliki kelas mutu atau jenis permukaan yang sama. Penjelasan mengenai jenis permukaannya tersedia pada panduan perbedaan besi beton polos dan ulir.
Untuk pilihan produk, katalog Baja Sukses memuat besi beton Master Steel dan besi beton Krakatau Steel. Keduanya mencantumkan besi ulir BJTS 420 dengan panjang standar katalog 12 meter. Ketersediaan tiap diameter harus dikonfirmasi saat meminta quotation.
Data yang perlu dikirim saat meminta penawaran
Siapkan daftar kebutuhan dari gambar yang sudah disetujui, lalu kirimkan:
- Jenis dan mutu: besi ulir, kelas baja, serta tahun standar yang menjadi acuan.
- Ukuran dan jumlah: diameter nominal, panjang batang, dan jumlah per diameter.
- Merek: merek yang disyaratkan atau pilihan yang telah disetujui proyek.
- Dokumen: kebutuhan sertifikat dan laporan uji pabrik atau mill certificate.
- Pengiriman: alamat, target kedatangan, akses kendaraan, serta rencana bongkar.
Minta agar quotation memisahkan informasi harga barang, pajak, ongkir, dan ketentuan bongkar. Pastikan juga masa berlaku penawaran dan jadwal yang dapat dipenuhi.
Contoh pesan permintaan penawaran
Mohon penawaran besi ulir BJTS 420, acuan SNI 2052:2024, merek [sesuai persetujuan proyek]. Kebutuhan D13 sebanyak [jumlah] batang dan D16 sebanyak [jumlah] batang, panjang 12 meter. Pengiriman ke [alamat proyek], target tiba [tanggal]. Mohon konfirmasi stok tiap ukuran, harga, pajak, ongkir, ketentuan bongkar, serta dokumen sertifikat dan mill certificate yang dapat disertakan. Jika ada perbedaan spesifikasi, mohon diinformasikan sebelum pesanan diproses.
Jika gambar masih menulis BJTS 420B, lampirkan potongan spesifikasinya dan minta klarifikasi teknis lebih dahulu. Jangan langsung mengganti tulisan pada daftar kebutuhan.
Pemeriksaan ketika besi tiba
Mulailah dengan mencocokkan barang terhadap pesanan dan surat jalan: merek, jenis, diameter nominal, panjang, kelas, serta jumlah.
Ketentuan penandaan dalam lampiran Permenperin 55 Tahun 2024 mencakup tanda SNI, merek, dan diameter nominal pada batang, serta identitas produk pada label kemasan. BJTS 420 menggunakan tanda warna merah pada ujung penampang. Warna saja tidak cukup untuk memastikan mutu.
Simpan foto label, penanda batang, surat jalan, dan dokumen produk. Bila informasi berbeda atau tidak terbaca, catat dan klarifikasi sebelum material digunakan. Pemeriksaan visual tidak menggantikan pengujian yang disyaratkan proyek. Langkah administrasi lainnya dapat dibaca dalam panduan cara memastikan besi beton SNI asli.
Minta quotation sesuai spesifikasi proyek
Kirim daftar diameter, jumlah, merek, dokumen yang diperlukan, dan lokasi proyek melalui Kontak Baja Sukses. Pengiriman langsung dari pabrik atau melalui gudang disesuaikan dengan stok, akses lokasi, dan jadwal yang disepakati.
Kantor marketing Baja Sukses berada di Sutera Gardenia III No. 11A, Alam Sutera, Tangerang Selatan. Untuk rencana pengambilan barang, konfirmasikan lokasi dan pengaturannya terlebih dahulu kepada sales; jangan menjadikan alamat kantor marketing sebagai asumsi lokasi bongkar atau pengambilan.

